Semua yang ada di bumi seperti langit beserta
isinya, merupakan kebesaran
Allah SWT atas ciptaa-Nya.Tidak ada yang tidak bermanfaat apa-apa yang Allah ciptakan. Tetapi
,bagaimana dengan penciptaan yang berbau ghaib?Seperti syaithan dan jin yang
tidak bisa dilihat oleh kacamata manusia. Sebaliknya makhluk ghaib itu dapat melihat manusia dan selalu menggoda
manusia untuk berbuat kejahatan dan kemunkaran tanpa disadari oleh manusia itu
sendiri.
Makhluk ghaib yang sering berkeliaran di
sekitar kita, sudah pasti kita mengimaninya dengan cara kita meyakini bahwa mereka memang ada di
sekitar kita ,akan tetapi bagaimana dengan makhluk akhir zaman yang datangnya
itu sebagai salah satu tanda munculnya hari kiamat? Ya, makhluk itu adalah Dajjal yang menurutnya surganya adalah
nerakanya dan nerakanya adalah suganya
Maka dari itu,
penulis ingin lebih mengetahhui tentang kehidupan Dajjal yang mempunyai fitnah
terbesar di kehidupan ini.
Pengertian
Dajjal
Ibnu
Katsir mengatakan makna kata “ad-dajl”
adalah “al-khalt” artinya Pencampuran
atau penguburan atau mengaburkan dan
menipu. Kata Dajjal mengikuti bentuk kata fa’aaj
, suatu kata bentuk mubaalaghah atau menyatakan makna yang sangat besar
atau banyak terjadi. Bisa dikatakan amat banyak dusta dan tipuanya. Sementara
itu Muhammad Abduh mengatakan bahwa Dajjal itu lambang Khurafat, kebohongan dan
keburukan belaka. Sekedar pertanda untuk melariskan kebathilan.
Sedangkan
Dajjal menurut Ibnu Hajar itu adalah
menutupi kebenaran dengan kebathilan dan dusta
dan juga meramban seluruh penjuru bumi.
Dajjal juga adalah seorang manusia keturunan yahudi
yang secara harfiah berarti ‘bohong’,’palsu’,
penipu manusia serta membagus-baguskan sesuatu yang tidak baik dengan gambaran yang
memikat hati.Ialah pelaku fitnah
terbesar dalam sejarah manusia. Dajjal membaikkan yang buruk dan memburukkan
yang baik
Jalan yang ditempuhnya adalah dengan menunjukan peristiwa – peristiwa luar
biasa yang dapat di perlihatkan oleh dirinya. Ia banyak memiliki keajaiban yang
di pertotonkan melalui kedua tanganya dan
Ia pun tak segan-segan untuk
menyesatkan manusia dan agamanya , moral akhlak yang baik serta nilai
kepercayaan manusia kepada Allah dan Rasul-Nya Ia putar
balikkan.
2.2 Ciri-Ciri
Dajjal
Al-Qurthubi
mengatakan bahwa Rasulullah SAW memberikan rincian tentang ciri Dajjal dan
sifatnya yang tidak akan menimbulkan keraguan dan kesulitan bagi orang yang
menemuinya.
Semua sifat negatif atau tercela yang terlihat jelas bagi
orang-orang yang mempunyai panca indra
dan jiwa sehat. Adapun hadist Rasulullah SAW “Ingatlah bahwa Dajjal adalah orang yang buta sebelah mata dan
sesungguhnya tuhan kalian tidaklah buta sebelah mata”(H.R Muslim 2932/101).
Banyak sekali perbedaan antara
hadist-hadist dan para ulama yang mempermasalahkan tentang kebutaan Dajjal.
Sebagai salah satu cirri yang mnampak dalam diri seorang Dajjal. Dalam riwayat
Bukhori dan Muslim Rasulullah SAW selalu mengumpamakan mata Dajjal seperti
sebutir anggur yang menonjol, yaitu mata kananya, besar kelopak matanya seperti
lendir dahak pada dinding berkapur .
Akan tetapi
dalam riwayat Hudzaifah Dajjal adalah seprang yang buta mata disebelah kirinya.
Juga kelihatannya seperti buah kismis yang kecut, manakala mata kananya
tertonjol keluar kehijau-hijauan kelap-kelip laksana bintang. Maka kedua
matanya memang cacat,
namun disampingbanyaknya perbedaan argumen
antara manakah yang benar? Buta sebelah kanan atau sebelah kirinya?
Selagi kebutaan sebelah kiri masih menguatkan dengan beberapa riwayat ,ada
pertentangan yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW memfokuskan sifat mata
Dajjal, karena walaupun Dajjal bisa berkelit dari sifat yang lainnya , ia tidak
dapat menutupi matanya yang buta sebelah. Selain itu ,mata jelas dapat dilihat
oleh semua orang dan dapat menyingkap sifat manusia.
Hadis-
hadis terdahulu mengisyaratkan cacat yang ada pada matanya . dalam beberapa
hadist disebutkan bahwa mata yang buta adalah sebelah kanan. Ada
juga hadist lain yang sebelah kiri , tetapi yang lebih kuat adalah mata sebelah
kanan,karena hadistnya bersumber dari Shahih Bukhori dan Shahih Muslim. Dalam
Shahih Muslim diriwayatkan Abdullah ibnu
umar ,Nabi SAW bersabda”mengenai dajjal matanya buta sebelah kanan , seperti
buah anggur yang menonjol” juga imam ahmad
“mata kananya buta dan
besar,kelopak matanya jelas seperti lendir dahak”
Dalam
riwayat Ibnu Majah Dajjal matanya buta disebelah kanan, tidak dapat melihat
karena tertutup oleh selapis daging tebal.
Dimana daging tebal yang menutupi matanya itu dinamakan azh-zhafrah yang bentuknya
seperti segumpal darah.
Sebab Dajjal cacat matanya dari kata Al-Aura’. Mata yang satu cacat karena pembawaan
sejak lahir dan secara dzahir terlihat cacatnya. Yang ada pada matanya itu
tidak cekung dan tidak cembung dan matanya yang satu pula diakibatkan musibah
yang menimpanya hingga penglihatannya hilang karena bentuk dan raut mukannya
yang cacat sehingga mengganggu pandanganya.
Selain
matanya yang cacat menjadi Ciri-ciri Dajjal yang nampak ,ada juga yang lebih
menyeramkan ,dia itu seorang lelaki yang menunjukan bahwa ia ada hanya sekedar
lambang banyaknya Khurafat dan kebathilan.
Dia juga adalah seorang lelaki yang berbadan besar
yang terlihat masih muda ,berkulit
kemerahan , rambutnya keriting, berbadan pendek, pincang,pandanganya kabur
,penglihatannya jauh tapi matanyya tidak tinggi,putih bersinar dan kepalanya
seperti ular besar. Orang yang paling mirip dengannya adalah Abdul Uzza Ibn
Qathan
dan barang siapa yang bertemu dengeanya maka bacalah permulaan surat
Al-Kahfi.
Selain
itu ,diantara kedua matanya yang cacat ada kata yang tertulis di dahinya , yang
bertuliskan KAFIR (kaf-fa-ra). Tulisan ini dapat dibaca oleh setiap orang
islam, sama ada ia pandai membaca ataupun tidak
dan orang yang membenci sikapnya maka dapat melihat tulisan itu di dahinya dan
tulisan itu adalah tulisan yang hakiki. Allah menjadikannya sebagai salah satu
tanda yang menunjukan kekufuran , kedustaan dan kebathilan Dajjal.
Kekurangan yang terdapat dari dajjal merupakan bukti bahwa ia tak dapat menolak
kekurangan tersebut dari dirinya.
Maksudnya
bila Dajjal adalah tuhan , maka sudah pasti ia akan menghilangkan kekurangan
dari dirinya yang ketidakmampuannya itu sebagai bukti bahwa ia justru makhluk
yang di bawah kekuasaan Allah dan tak dapat melepaskan diri dari Aibnya.
Terdapat juga padanya dadanya lapang dan kakinya renggang.
Keluarga
Dajjal, Ayah , ibu,dan kakeknya ,semuanya adalah penyembah berhala.
Ayahnya seorang yang tinggi gemuk, hidungnya seperti paruh burung. Sedangkan
ibunya pula seorang perempuan gemuk dan banyak dagingnya. Menurut Al-Barzanji
ada poendapat mengatakan bahwa asal
keturunan bapaknya adalah seorang dukun yahudi yang dikenali dengan “sya’a” manakala ibunya adalah bangsa
jin. Ia hidup di zaman Nabi Sulaiman as
dan mempunyai hubungan dengan makhluk halus.
Dulu mereka menyembah berhala yang mirip
dengan Sapi Betina , melainkan setan durjana yang menyerupakan dengan patung
sapi betina.
Mereka
menyembelih hewan untuk dikurbankan kepada berhala, yang sebenarnya di
persembahkan untuk Syaithan, beserta minuman arak yang mereka suguhkan kepada
syaithan itu setiap hari,dan juga selalu melakukan penghambaan kepadanya. Apa
yang mereka lakukan setiap hari kepada patung berhalanya ituagar mereka (orang
tua Dajjal)diberi anak laki-laki dan akhirnya pada suatu hari Allah menghendaki
terjadinya kehamilan pada seorang wanita yang dilahirkan dari perbuatan zina
antar mahram dengan suami yang juga dilahirkan dari perbuatan zina antar
mahram. ementara itu, pekerjaan setan adalah ikut masuk kedalam saluran kencing
laki-laki penyembah berhala setiap kali ia akan mencampuri isrtrinya. Maka
bertemulah campuran sperma dan ovum dari unsur manusia dengan unsur syahwat
yang penuh kedengkian dari jin, dengan apa yang ditakdirkan yang maha kuasa.
Pada
malam yang sangat menakutkan , diiringi hembusan angin, badai salju, dan hujan
lebat. Pasangan suami istri itu mendengar suara dari patung sapi betina bahwa
ia meridhoi keduanya dan akan mengaruniai seorang anak laki-laki. Terjadilah
persyaratan kepada mereka untuk menyembelih seekor sapi betina gemuk dan
diletakkan di hadapan patung tersebut dan mereka tak boleh melihatnya.
Setan sungguh sangat mempermainkan mereka , entah mengapa Allah SWT menghendaki
mereka anak laki-laki. Suatu ketika anaknya tidak disusui oleh ibunya dan
ibunya itu terkena penyakit yang ditimbulkan oleh tertahannya air susu itu dengan
mengakibatkan keracunan yang menjadi kematian dan memang anak laki-laki itu
sejak awal memang telah mebuat kesialan bagi ibunya.
Yang
sungguh mengagetkan pula bahwa anak laki-laki itu dalam beberapa tahun hanya diam dan bergerak beberapa kali,
sehingga orang tuanya menyangka bahwa anak itu lumpuh. Karena kerjaanya hanya
tidur saja meskipun sudah di beri air susu kambing dan Rasulullah mengatakan
dengan kebenaran tentang Dajjal”kedua
matanya tertidur tapi hatinya tetap terjaga”. Dari kecil kedua
mata anak laki-laki itu cacat dan ia dirasuki setan yang bersemayam dalam
patung sapi betina yang membawanya kesamping patung sapi tersebut sehingga ia
tidur kembali. Ketika sang ayah bangun dari tidurnya , ia melihat sang anak
tidur disamping patung tersebut dan berita itu tersebar kemana -mana yang akhirnya ayahnya itu
menjadi tuduhan bahwa ialah pelaku yang membawa anak itu ke patung tersebut.
Kemudian orang-orang membawa ayahnya kehadapan hakim kota
sejalan dengan pemaksaan agar mengakui perbuatannya tersebut, tetapi karena
sang ayah memang tidak merasa melakukan hal tersebut maka ayahnya tidak
mengakui perbuatannya tetapi pak hakim tidak menerima hal tersebut sehingga ia
dimasukkan ke penjara.
Berita
tentang keajaiban anak laki-laki itu semakin menyebar, sehingga banyak orang
mengatakan bahwa anak laki-laki itu telah dirasuki syaithan. Pada suatu ketika
ayah anak laki-laki itu mati karena menderitaapa yang diistilahkan sebagai Adz-dzabhah Ash-shadriyah Al-mutakarrah. Oleh karena itu
tidak ada penyebab lain lagi kecuali kecuali kondisi anaknya yang aneh itu.
Dialah satu-satunya anak yang paling membahayakan hidup orang tuanya dan anak
yang paling sedikit bahkan tak ada manfaatnya.
Masa
kehidupan Dajjal sebelum kemunculannya
Sudah
beberapa hari anak itu ditinggal oleh orang tuanya , ia tinggal dalam
pengawasan dan pemeliharaaan tuan hakim di istananya . ketika ia berumur 5
tahun orang –orang yang ada di istananya menangkap Aib pada pada matanya dan
mencoba untuk mamanggil dokter agar mengobatinya, tetapi dokter menyimpulkan
bahea penyakit itu murni dari yang maha kuasa dan tidak bisa disembuhkan.
Setelah itu datanglah siksaan yang didatangkan kepada istana tersebut , Allah
SWT menjungkir balikkan istana atersebut tetapi tidak bagi anak itu,ia diangkat oleh
malaikat jibril dengan kehendak Allah ,karena Allah sangat sayang kepada anak
itu tetapi di akhir zaman ia akan mengaku sebagai tuhan yang di sembah di muka
bumi.
Anak
itu dibaawa ke pulau yang terletakdi lautan hindia dekat negeri Yaman . sampai
suatu ketika ia berusia 8 tahun di pulau itu ia menjalani kehidupan primitif
yang memang tampaknya pulau itu hanya dipenuhi
berbagai burung dan bebagai binatang akan tetapi dalam menjalani kehidupannya
ia bertemu oleh seekor binatang yang sangat besar ,berbulu sangat tebal
danmatanya menonjol yang kemudian berbicara ”kau adalah yang diselamatkan Allah
dari kejadian yang dahsyat di negeri istana itu maka janganlah kau menghianati
janjimu dengan Allah”
Kemudian
anak itu diajak oleh binatang itu yang biasa disebut denagn al-jassassah dan melihat sisi
batu besar ketujuh yang paling besar diantara batu-batu yang lainnya dan
didalamnya terdapat tulisan surat
Al-isra Ayat 15 yang artinya”dan tidaklah
kami menyiksa sehingga kami mengutus seorang Rasul”. Binatang itu
menjelaskan untuk memberi kebebasan pada anak itu apakah dimasa mendatang ia
menjadi orang baik atau menjadi orang yang jahat.Setelah beberapa hari ia berdiam diri di pulau itu bersama binatang tersebut ia
keluar dari pulau itu karena ia merasa bahwa dirinya adalah tuhan sehingga
dalam perjalananya kembali ia pergi ke tempat dinasti Fir’aun , karena ia ingin
bertemu dengan Fir’aun tetapi ditentang oleh seorang dukun untuk tidak
menemuinya karena dia adalah seorang raja yang Rasialis dan tidak menyukai
orang-orang asing. Tetapi malah berbalik arah yang akhirnya ia ingin bertemu
dengan Nabi Musa As,dan terjadilah pertemuan itu.
Dalam hadist Rasulullah SAW di jelaskan bahwa Dajjal akan hidup setelah ia
memulakan cabarannya kepada umat islam selama 40 hari. Dijelaskan bahwa hari
yang pertama sama dengan setahun, hari kedua sama dengan sebulan, dan hari
ketiga sama dengan seminggu,
satu hari seperti satu jum’at dan hari-hari yang lainnya sama seperti hari-hari
biasa.
Dajjal membuat fitnah dan kerusakan itu ialah 14 bulan dan 14 hari dan pada saat
seperti itu tidak cukup untuk shalat yang di ukur dengan ukurannya
atau dengan mengira hati menentukan kadar yang bersesuaian bagi setiap
sembahyang.
Dajjal
muncul dari arah timur yaitu suatu daerah di Persia
bernama Khurasasan , diikuti oleh orang-orang yang wajahnya seperti tameng yang
ditempa palu dan keluar ketika manusia sedang berada pada zaman perselisihan
dan berniat memasuki madinah. Munculnya dibelakang Uhud , malaikat memalingkan
wajahnya ke arah timur dan disanalah ia hancur.
Dajjal keluar dari yaudi Isfahan
dan mempunyai tujuh pintu untuk dimasukinya
tetapi pintu itu dijaga oleh
malaikat dan penduduknya yang jahat keluar sehingga sampai ke Syam ,kota
Palestine dari arah pintu(Lud).
Tetapi dalam riwayat Muslim,Abu dawud dan Tirmidzi ,ibnu majah dan hakim bahwa
Dajjal akan keluar dari Kullah yaitu antara Syam dan Irak lalu mengerayang ke
kanan dan ke kiri untuk membuat kerusakan dan juga ada yang mengatakan ia akan
keluar dari Maro.
Ayat
Al-Qur’an yang menjelaskan tentang Dajjal
Fitnah
dan bahayanya yang paling
dahsyat bahkan ia menyebarkan fitnah sebagaimana yang telah disebutkan.
Al-qur’an sendiri telah memberikan isyarat di beberapa tempat dalam ayatnya
meskipun tidak menyebutkan namanya tetapi cukup dengan peringatan dan
penjelasan Nabi.
Artinya: “pada hari datangnya beberapa ayat dan
tuhanmu tidaklah bermanfaat bagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum
beriman sebelum itu atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa
imannya.katakanlah tunggulah olehmu sesungguhnya kami pun menunggu pula”(Q.S
Al-An’am)
Ketika Nabi Isa al-masih bin maryam As
turun dari langit dan membunuh Dajjal dalam Al-qur’an Allah berfirman: ”dan karena ucapan mereka sesungguhnya
kami telah membunuh almasih putra maryam, Rasulullah. Padahal mereka
tidakmembunuhnya dan tidak pula menyalibnya. Tetapi (orang yang mereka bunuh
dan disalib )adalah orang yang diserupakan dengan isa almasih bi maryam bagi
mereka . sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang pembunuhan isa
almasih , benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai
keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu kecuali mengikuti prasangkaan belaka.
Mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh adalah isa almasih tetapi yang
sebenarnya adalah Allh telah mengangkat almasih kepada-Nya dan adalah Allah dzat
yang maha perkasa lagi maha bijaksana. Tidak ada seorang pun dari ahli kitab
kecuali akan beriman kepadanya (isa almasih) sebelum kematiannya dan di hari
kiamat nanti isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka”(Q.S
An-Nisa:157-158).
Doa agar
terlindung dari fitnah Dajjal
Ketika Dajjal
datang , seorang muslim dapat diprediksi menjadi 2 kemungkinan. Pertama ,orang
yang tak mampu melawannya maka hendaklah menjauh darinya sehingga Rasul
Bersabda bahwa orang-orang akan lari ke gunung karena takut kepada Dajjal.
Tetapi bila memang terpaksa untuk menghadapinya maka ia harus melawan dengan
kebenaran dan Hujjah yang kuat. Dlam hadist shahih disebutkan bahwa orang yang
hafal sepuluh ayat dari surat
Al-kahfi akan terjaga dari Dajjal. Entah di awal surat
atau di akhir surat , karena Allah
memberitahukan awal surat ini bahwa
Allah melindungi para pemuda kahfi yang akan membinasakan mereka disana juga
keajaiban dan tanda yang meneguhkan hati orang yang membacanya sehingga ia
tidak terkena fitnah Dajjal.
Hal lain yang
yang dapat menyelamatkan dari Dajjal itu adalah Doa yang selalu dibaca
Rasulullah SAW yang selalu dibaca dalam
tasyahud sebelum salam pada setiap shalat .
“ya Allah aku berlindung kepadamu dari azab
jahannam ,azab kubur ,fitnah hidup dan fitnah mati serta Almasih Ad Dajjal”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar