Eropa
membanggakan kemodernan dengan kebodohannya, dan Eropa berpendapat bahwasanya
modernisasi sesuatu yang bukan ditinggalkan dalam sejarah. Dan bahwasanya tidak
ada keberadaan suatu umat yang menonjol ( nampak ) seperti modernisasi. Dan
Eropa berpendapat bahwa modernisasi adalah mengumpulkan kebaikan-kebaikan yang
ada.
Pada saat keagungganya yang menganggap dirinya dari ajaran Kristen lalu ia menekankan sebuah kebesaran yang dinamakan Christian Civilization ( peradaban Kristen ), akan tetapi ia kembali di nisbahkan kepada sebuah peradaban Greco-Roman, katanya: sesungguhnya asal-usul semuanya bersumber, dari sana dan pada stiap keadaan, mereka selalu mengingkari pengaruh Islam dan peradaban Islam dalam membangun ( pusat ) sesuatu yang baru, dan kemajukannya sampai merata.
Dan sebenarnya atas Jahiliyah modern ini telah memgumpulkan
